Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Akuntansi Universitas Pat Petulai: Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE Secara Daring

Pada hari Rabu, 16 Juli 2025, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pat Petulai telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan Kurikulum Program Studi Akuntansi agar selaras dengan pendekatan Outcome Based Education (OBE). FGD berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan profesi akuntansi.

FGD ini dipimpin oleh Ketua Program Studi Akuntansi, Bapak Sucipto Febrianto, S.E., M.E., serta dimoderatori oleh Bapak Lizvan M. Sitorus, S.E., M.Ak. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ibu Dr. Dyah Setyaningrum, S.E., M.S.M., CPMA., C.A., yang menyampaikan materi mendalam tentang desain kurikulum berbasis OBE dan arah capaian pembelajaran berbasis kompetensi.

Susunan acara mencakup pembukaan oleh moderator, sambutan dari Ketua Program Studi dan Dekan Fakultas Ekonomi, penyampaian materi oleh narasumber, dan sesi diskusi interaktif. Meski diselenggarakan secara daring, diskusi tetap berjalan dinamis dengan keaktifan peserta dari berbagai kalangan.

Adapun peserta FGD ini meliputi stakeholder eksternal, alumni, dosen tetap, dan tenaga kependidikan, yaitu:

  • Stakeholder:

    • Bapak Bambang Irawan – Kepala Desa Tanjung Dalam

    • Bapak Anando Dwi Nugroho – Staf Dinas PUPR Kabupaten Lebong

    • Bapak Agus, S.H. – Perwakilan MPP Kabupaten Rejang Lebong

    • Ibu Marina Rasyada – Head Office Bursa Efek Indonesia (BEI)

    • Bapak Wuwun Mirza, M.T. – ASN Inspektorat Kabupaten Rejang Lebong

  • Alumni:

    • M. Alfarizi Romadon

    • Jesica Zhindi Berliana Saputri

    • Laura Puspita Sari

Dari kegiatan FGD ini, dihasilkan sejumlah poin evaluatif penting untuk memperkuat arah kurikulum Program Studi Akuntansi:

  1. Mata kuliah harus sesuai dengan visi misi program studi.

  2. Profil lulusan perlu diarahkan ke kompetensi, bukan hanya profesi.

  3. Capaian pembelajaran dapat disesuaikan, tidak harus mencakup seluruh standar KKNI.

  4. Definisi tolak ukur Capaian Pembelajaran (CPL) harus dirumuskan secara jelas.

  5. Bahan kajian dalam kurikulum masih perlu dievaluasi dan disempurnakan.

Melalui pelaksanaan FGD secara daring ini, Program Studi Akuntansi Universitas Pat Petulai menunjukkan komitmen untuk terus melakukan pembaruan kurikulum secara terbuka, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan pasar kerja.

 



Komentar

JADWAL PMB
WA