Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kependidikan Universitas Pat Petulai

Pada Senin, 17 November 2025, Universitas Pat Petulai menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kependidikan (TENDIK) bagi seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan civitas akademika UPP. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi serta kemampuan digital tenaga kependidikan. Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor UPP, yang pada kesempatan tersebut diwakilkan oleh Wakil Rektor II.

Pelatihan tahun ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Digital dan Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan”, yang sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan modern. Tema ini dipilih sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kependidikan dalam menghadapi era digitalisasi layanan akademik dan non-akademik yang semakin berkembang. Universitas berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kompetensi secara menyeluruh.

Salah satu tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan tingkat kemampuan serta pemahaman tentang digitalisasi, sehingga tenaga kependidikan mampu mengoperasikan aplikasi, perangkat kerja, dan sistem administrasi kampus secara lebih cepat, akurat, dan profesional. Hal ini menjadi penting mengingat digitalisasi kini menjadi fondasi utama dalam pelayanan administrasi perguruan tinggi.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya masing-masing. Narasumber pertama, Evrizon Suhadi, A.Md, membawakan materi mengenai Pelayanan Prima (Service Excellence) di Lingkungan Pendidikan serta Manajemen Administrasi. Beliau menekankan pentingnya etika pelayanan, kemampuan komunikasi, dan sikap profesional sebagai dasar memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat.

Narasumber kedua, Lilik Permini, S.Sos, menyampaikan materi Penataan dan Pemeliharaan Arsip. Ia menjelaskan pentingnya pengelolaan arsip yang baik, rapi, dan terstruktur untuk mendukung tertib administrasi serta mempercepat pelayanan. Pengelolaan arsip yang benar juga menjadi indikator transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola kampus.

Sesi terakhir diisi oleh Agus Dharsono yang membawakan materi mengenai Pemanfaatan Aplikasi Perkantoran seperti Microsoft Office 11 dan Google Workspace. Materi ini menjadi sangat relevan bagi peserta karena mendukung tugas sehari-hari seperti pengolahan data, penyusunan dokumen, penyimpanan cloud, dan kolaborasi kerja berbasis digital.

Pelatihan berlangsung interaktif dan produktif. Peserta aktif berdiskusi, mengikuti simulasi materi, serta mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber. Melalui kegiatan ini, Universitas Pat Petulai berharap tenaga kependidikan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas harian, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, dan profesionalitas dalam lingkungan kampus.



Komentar

JADWAL PMB
WA